NTB Perpanjang Masa Belajar dari Rumah hingga 1 Juni 2020

NUSRAMEDIA.COM, MATARAM — Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi NTB, H Aidy Furqan mengatakan masa belajar dari rumah di perpanjang kembali. Ini mengingat situasi dan kondisi di daerah akibat merebaknya corona virus.

“Kegiatan belajar dari rumah diperpanjang lagi sampai 1 Juni mendatang. Ini juga menindak lanjuti surat persetujuan gubernur nomor : 1881 tanggal 8 Mei 2020 tentang
perpanjangan masa belajar mandiri di rumah serta menyusul surat kami nomor : 420/2120.UM/Dikbud tentang perpanjangan masa pendampingan dan pengawasan
siswa/siswi belajar di rumah,” terangnya kepada NUSRAMEDIA, Senin (11/5) di Mataram.

Ia juga mengaku, bahwa surat dengan nomor : 420/2120.UM/Dikbud itu, sudah dilayangkan ke Kepala SMA/SMK/SLB di seluruh nusa tenggara barat. Termasuk ke pihak komite sekolah.

“Kami minta agar kepala sekolah memastikan para guru memberikan layanan belajar mandiri di rumah dengan tidak memberikan layanan yang berbentuk tugas secara kelompok, melainkan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi secara efektif dan
efisien (tetap di dalam rumah) atau bentuk layanan belajar mandiri lainnya,” kata Aidy Furqan.

“Kepala sekolah juga diharapkan dapat mengefektifkan kunjungan rumah (home visit) untuk memberikan layanan belajar secara konvensional di rumah bagi siswa yang tidak bisa belajar daring (online) atau semi online, dengan menugaskan guru BP/BK atau guru yang relevan,” imbuhnya.

Selain itu pula, masih kata Kepala Disdikbud, sekolah dapat melakukan observasi tidak langsung atas aktivitas spiritual siswa selama
bulan Ramadhan bekerjasama dengan orang tua/wali siswa. Dimana hasil observasi tidak langsung dapat dipertimbangan menjadi bagian dari penilaian ranah apektif.

“Kepala sekolah harus menyampaikan laporan progres belajar mandiri yang dilaksanakan oleh setiap Guru. Laporan itu nantinya bisa disampaikan melalui Kepala Seksi Kurikulum SMA, Kepala
Seksi Kurikulum SMK, dan Kepala Seksi Kurikulum PK PLK pada Dinas Dikbud Provinsi NTB,” jelasnya.

“Kemudian kepala sekolah juga harus menyampaikan progress hasil observasi tidak langsung atas
aktivitas spiritual siswa selama bulan Ramadhan kepada Kepala Seksi peserta didik bidang Pembinaan SMA, Bidang Pembinaan SMK, dan bidang PK PLK pada Dinas Dikbud Provinsi NTB,” tambah Aidy Furqan.

Tak lupa, ia berharap agar orang tua/wali memastikan putra-putrinya untuk tidak melakukan kegiatan diluar
rumah. Seperti kata dia, yakni di pusat olahraga, tempat rekreasi, warung internet, pusat perbelanjaan, pusat permainan, mall, atau tempat berkumpul lainnya.

“Orang tua/wali jangan mengijinkan putra/putrinya melakukan kegiatan yang diikuti banyak orang, seperti perlombaan/pertandingan, kegiatan seni budaya, pameran, nyongkolan dan lain sebagainya,” ingat Kadisdikbud NTB.

“Selama belajar mandiri di rumah para orang tua siswa harus mengawasi/membimbing putra/putrinya. Apabila diperlukan, diminta kepada orang tua/wali untuk berkomunikasi dengan para
guru/wali kelas untuk menginformasikan perkembangan berlajar mandiri putra putrinya di rumah,” demikian Aidy Furqan. (red)

sumber : https://www.nusramedia.com/pendidikan/ntb-perpanjang-masa-belajar-dari-rumah-hingga-1-juni-2020-18658.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *